Sabtu, 18 Mei 2013

MITOS MASYARAKAT TENTANG TERJADINYA LESUNG PIPI HUBUNGANNYA DENGAN GENETIKA



MITOS MASYARAKAT TENTANG TERJADINYA LESUNG PIPI DAN HUBUNGANNYA DENGAN GENETIKA

Lesung pipit atau lekuk kecil yang ada di pipi seseorang memang bisa menambah kecantikan atau ketampanan. Tapi tidak semua orang memiliki lesung pipit di wajahnya. Memiliki cekungan kecil di pipi yang muncul saat tersenyum bisa menambah kesan manis atau imut di wajah seseorang. Sayang, tidak semua orang terlahir dengan cekungan yang disebut lesung pipi ini. 

                         
 
Kenapa ada orang yang memiliki lesung pipit dan ada juga yang tidak? Beberapa masyarakat ada yang percaya dengan mitos bahwa lesung pipit bisa terbentuk dengan cara menusukkan ujung cabai ke pipi bayi.  Tapi ternyata mitos tersebut tidaklah benar, karena lesung pipit terjadi akibat kelainan dari otot pipi yang diturunkan. Beberapa orang memiliki lesung pipi yang dalam dan sangat terlihat, sedangkan yang lainnya hanya terlihat samar-samar. Fenomena lesung pipit dipengaruhi oleh faktor genetik dan diperlukan gen lesung pipit yang dominan.  Lesung pipit bisa muncul di kedua pipi atau hanya di salah satu pipi saja dan biasanya akan terlihat dengan jelas di wajah seseorang ketika ia sedang tersenyum, berbicara atau tertawa.

Mitos sudah terlalu berkembang di masyarakat. Masyarakat percaya bahwa lesung pipit itu bisa muncul karena jasa cabai atau bawang merah. Tapi sebenernya lesung pipit itu adalah sebuah kecacatan/kelainan otot pipi yang diturunkan. Kecacatan terjadi pada otot Zygomaticus utama dan bisa jadi otot Zygomaticus utama itu terbelah dua atau lebih pendek dari yang sewajarnya,. Oleh karena itu, karena kelainan itu maka ketika seseorang yang berlesung pipit tersenyum atau berbicara, maka akan terjadi penarikan pada otot yang mengalami kelainan itu. Penarikan itulah yang akan membuat lesung di pipi kita. Jadi, faktanya lesung pipi tidak bisa diciptakan sendiri tapi harus berdasarkan genetic. Bukan cabai atau bawang merah yang menurunkan lesung di pipi kita, tapi oorang tua atau keturunan kita lah yang bisa menurunkan lesung pipit. Anak-anak yang terlahir dari salah satu orangtua dengan lesung pipit akan memiliki kesempatan sebesar 25-50 persen.

Bukti lain yang juga mematahkan mitos cabai dan bawang merah pencipta lesung adalah ada beberapa kasus orang tua yang menusukkan cabai ke pipi bayinya yang baru lahir tapi pipi sang bayi tak kunjung menampakan cekungan, bahkan sampai si anak tumbuh menjadi balita. Itu tentu bisa membuktikan bahwa cabe atau bawang merah memang bukan pencipta lesung pipi. Hal ini terjadi karena Si bayi memang tidak memiliki gen kelaianan otot pipi, jadi meski ditusuk pake ulekan juga tidak akan muncul kalau dia tidak memiliki bakat yang diturunkan secara genetis.

Mitos lain yang lebih gempar lagi, katanya jika seorang laki-laki mempunyai 2 lesung pipi (kiri dan kanan) katanya laki-laki tersebut pelit. Pernyataan tersebut sama sekali tidak berhubungan anatara kepribadian dan kelainan. Meskipun kenyataannya seseorang yang mempunyai lesung pipi akan terlihat manis, cute, menggemeskan, punya daya tarik, lembut, murah senyum, sensitive, cantik, dan tampan.

9 komentar:

  1. lesungku ada..tapi saya simpan di perut..uupss..hehe

    BalasHapus
  2. hahaha qlo itu maahh semuaanyaa juga punya....

    BalasHapus
  3. mantap gan postingnya...i like it..bner" menambah wawasan sya

    BalasHapus
  4. kamu punya lesung pipi yah ???

    BalasHapus
  5. ini adalah cacat yg diinginkan banyak wanita......

    BalasHapus
  6. Alhamdulillah, di syukurin aja deeh :D

    BalasHapus
  7. pengennya punya lesung pipi dari dulu -_-

    BalasHapus